RSS
Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan

Config My.cnf Mysql 5.5


[client]

port = 3636
socket = /tmp/mysql.sock

[mysqld]
port = 3636
socket = /tmp/mysql.sock
skip-external-locking
key_buffer_size = 16M
max_allowed_packet = 1M
table_open_cache = 64
sort_buffer_size = 512K
net_buffer_length = 8K
read_buffer_size = 256K
read_rnd_buffer_size = 512K
myisam_sort_buffer_size = 8M

#tambahan
skip-name-resolve
log_bin_trust_function_creators = 1

bind-address = xxx.xxx.xxx.xxx

log-bin=mysql-bin
binlog_format=mixed
server-id = 1

[mysqldump]
quick
max_allowed_packet = 16M

[mysql]
no-auto-rehash

[myisamchk]
key_buffer_size = 20M
sort_buffer_size = 20M
read_buffer = 2M
write_buffer = 2M

[mysqlhotcopy]
interactive-timeout

innodb_force_recovery = 1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Install Mysql 5.5 ubuntu server 16

  1. Uninstall any existing version of MySQL
    sudo rm /var/lib/mysql/ -R
  2. Delete the MySQL profile
    sudo rm /etc/mysql/ -R
  3. Automatically uninstall mysql
    sudo apt-get autoremove mysql* --purge
    sudo apt-get remove apparmor
  4. Download version 5.5.51 from MySQL site
    wget https://dev.mysql.com/get/Downloads/MySQL-5.5/mysql-5.5.56-linux-glibc2.5-x86_64.tar.gz
  5. Add mysql user group
    sudo groupadd mysql
  6. Add mysql (not the current user) to mysql user group
    sudo useradd -g mysql mysql
  7. Extract  to /usr/local
    sudo tar -xvf mysql-5.5.56-linux-glibc2.5-x86_64.tar.gz /usr/local/
  8. Create mysql folder in /usr/local by moving the untarred folder
    cd /usr/local
    sudo mv mysql-5.5.49-linux2.6-x86_64 mysql
  9. Set mysql directory owner and user group
    cd mysql
    sudo chown -R mysql:mysql *
  10. Install the required lib package (works with 5.6 as well)
    sudo apt-get install libaio1
  11. jika gagal : sudo apt-get install libncurses5
  12. Execute mysql installation script
    sudo scripts/mysql_install_db --user=mysql
  13. Set mysql directory owner from outside the mysql directory
    sudo chown -R root .
  14. Set data directory owner from inside mysql directory
    sudo chown -R mysql data
  15. Copy the mysql configuration file
    sudo cp support-files/my-medium.cnf /etc/my.cnf (mysql 5.5)
    sudo cp support-files/my-default.cnf /etc/my.cnf (mysl 5.6)
  16. Start mysql
    sudo bin/mysqld_safe --user=mysql &
    sudo cp support-files/mysql.server /etc/init.d/mysql.server
  17. Initialize root user password
    sudo bin/mysqladmin -u root password '[your new password]'
  18. Add mysql path to the system
    sudo ln -s /usr/local/mysql/bin/mysql /usr/local/bin/mysql
  19. Reboot!
  20. Start mysql server
    sudo /etc/init.d/mysql.server start
    
  21. Stop mysql server
    sudo /etc/init.d/mysql.server stop
  22. Check status of mysql
    sudo /etc/init.d/mysql.server status
  23. Enable myql on startup
    sudo update-rc.d -f mysql.server defaults

    Disable mysql on startup (Optional)

    sudo update-rc.d -f mysql.server remove
  24. REBOOT!
  25. Now directly use the command below to start mysql if it hasn’t
    sudo service start mysql -u root -p
  26. Tambahan config my.cnf
  27. bind-address = 11.11.100.5
    log_bin_trust_function_creators = 1
    event_scheduler = ON
  28. tambahan : 
    apt install php7.0-cli
    apt install php-mysqli
    apt install mysql-client 
    apt install curl 
    apt install php-curl 
    apt install htop
    apt install iftop
    apt install traceroute
  29. sudo timedatectl set-timezone Asia/Jakarta
  30. pico /etc/apache2/conf-enabled/security.conf
  31. deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu yakkety main restricted universe multiverse
    deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu yakkety-updates main restricted universe multiverse
    deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu yakkety-security main restricted universe multiverse

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Set Time zone ubuntu ke Indonesia

Pilih salah satu time zone berikut sesuai dengan wilayah WIB/WITA/WIT: 


  sudo timedatectl set-timezone Asia/Jakarta
sudo timedatectl set-timezone Asia/Makassar
sudo timedatectl set-timezone Asia/Jayapura


Cek hasil timezone

sudo timedatectl
 
Local time: Mon 2016-12-26 13:31:57 WIB
Universal time: Mon 2016-12-26 06:31:57 UTC
RTC time: n/a
Time zone: Asia/Jakarta (WIB, +0700)
Network time on: yes
NTP synchronized: yes
RTC in local TZ: no


Mengganti Tanggal Server Manual

$ sudo date [nnddhhmmyyyy.ss]

nnddhhmmyyyy.ss merupakan format penulisan tanggal dan waktu yang baru sesuai dengan penjelasan berikut

  • nn adalah bulan dua digit, antara 01 sampai 12
  • dd adalah hari dua digit, antara 01 dan 31, dengan aturan reguler untuk hari sesuai dengan bulan dan tahun menerapkan
  • jj adalah dua jam digit, menggunakan periode 24-jam sehingga itu adalah antara 00 dan 23
  • mm digit dua menit, antara 00 dan 59
  • yyyy adalah tahun, bisa dua digit atau empat digit: pilihan Anda. Saya lebih suka menggunakan empat digit tahun kapan pun saya bisa untuk kejelasan lebih baik dan tidak membingungkan
  • ss adalah dua detik digit. Perhatikan periode '.' sebelum ss tersebut.

Contoh anda akan mengatur tanggal 31 Januari 2012 7:10:12

$ sudo date 013107102012.12

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Install LAN driver DELL T40 ubuntu server 14

- Download driver Ethernet e1000e di https://sourceforge.net/projects/e1000/

- Copy file tersebut ke dalam flashdisk
- mounting CDROM untuk install module "make" dan "gcc", >>> "sudo mount /dev/sr0 /media/cdrom"
- aktifkan apt cdrom >> "pico /etc/apt/sources.list" 
- Delete # (pagar) pada  baris "#deb cdrom:[Ubuntu-Server 14.04.1 LTS _Trusty Tahr_ - Release amd64 (20140722.3)]/ trusty main restricted"
- jalankan "apt-get install make" dan "apt-get install gcc"
- Load flashdisk di ubuntu dengan cara "fdisk-l", cari device usb, contoh /dev/sdb1
- buat folder untuk membaca flashdisk "mkdir /media/usb"
- mounting flashdisk "sudo mount /dev/sdb1 /media/usb" 
- copy file "e1000e-3.8.4.tar.gz" ke >>> /home/directory
- extract dengan cara "tar xfv e1000e-3.8.4.tar.gz"
- buka folder hasil extract masuk ke folder "src"
- jalankan perintah "make install" tunggu sampai selesei
- reboot server
- cek hasil instalasi dengan cara "ifconfig -a"
- jika sudah muncul aktifkan ethernet, contoh devicenya adalah "em1" >> "ifconfig em1 up"
- set manual IP-Address "pico /etc/network/interfaces"
auto eth0
iface eth0 inet static
   address 10.253.0.50
   netmask 255.255.255.0
   network 10.253.0.0
   gateway 10.253.0.1
   dns-nameservers 8.8.8.8
- restart network "sudo /etc/init.d/networking restart" ato reboot server

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Install Squid di Ubuntu

Selama ini untuk melakukan aktivitas internetan, saya selalu menggunakan dua browser favorit yaitu Mozilla Firefox dan Opera. Kenapa perlu dua browser, tentunya karena menurut saya diantara keduanya memiliki keunggulan masing-masing yang saling melengkapi. Namun akhir-akhir ini saya sering kesal karena kualitas koneksi internet yang saya pakai sedang mengalamai masalah, super lambat.

Lantas apa hubungannya dengan squid? Beberapa diantara kita mungkin sudah mahfum bahwa untuk mensiasati lambatnya koneksi internet, kita bisa memanfaatkan fitur web cache yang ada pada browser. Jadi untuk bagian-bagian tertentu dari halaman web yang pernah kita kunjungi, browser nggak perlu lagi mengambil dari server, cukup dari simpanannya saja.

Oke masalah sedikit tersiasati, namun itu hanya berlaku untuk browser yang sama. Padahal saya punya dua browser favorit, dan saya ingin halaman yang pernah dikunjungi Firefox dan tersimpan dalam cache juga bisa dimanfaatkan oleh Opera dan begitu pula sebaliknya. Nah akhirnya saya mulai melirik untuk membuat local web cache server pada komputer saya, dan squidlah yang menjadi pilihan.

Berikut ini adalah langkah-langkah ngoprek squid untuk dijadikan local cache server:

1. Instalasi squid.

Buka terminal dan ketikkan perintah berikut :
$ sudo apt-get install squid

2. Membuat file log dan direktory untuk cache.

File log yang dimaksud adalah untuk cache_log dan access_log. Cache_log berfungsi untuk mencatat penulisan cache pada cache direktory sedangkan access log akan berisi daftar trafik yang pernah terjadi melalui port squid.
Direktory cache adalah tempat penyimpanan cache website yang pernah dikunjungi. Ketiga item tersebut harus menjadi hak milik cache_efective_user, dan supaya gampang kita sebut saja squid sebagai usernya.

$ mkdir /usr/local/squid
$ mkdir /usr/local/squid/cache
$ touch /usr/local/squid/cache.log
$ touch /usr/local/squid/access.log
$ sudo adduser squid
$ chown -Rf squid.squid /usr/local/squid

3. Mengkonfigurasi squid

Supaya bisa bekerja sesuai dengan keinginan kita harus memodifikasi isi dari squid.conf file. Biasanya setelah default install, file tersebut tersimpan di direktori /etc/squid/. Namun seandainya tidak ketemu, bisa menggunakan perintah berikut untuk mencarinya: sudo find / -name squid.conf
Saat pertama kali terinstall, squid akan memiliki sebuah default configuration file yang disertai coment-comment yang begitu buanyak, sehingga poin-poin konfigurasinya justru tersembunyi di dalam rimba coment tersebut. Jalankan perintah berikut untuk menghilangkan coment dan baris kosong pada default squid.conf file:
$ sudo chown squid.squid /var/spool/squid -Rf
$ sudo chown squid.squid -Rf /etc/squid
$ sudo -u squid mv /etc/squid/squid.conf /etc/squid/squid.conf.original
$ sudo -u squid touch /etc/squid/squid.conf
$ sudo -u squid cat /etc/squid/squid.conf.original | sed ‘/ *#/d; /^ *$/d’ > /etc/squid/squid.conf

Salah satu item yang perlu di-customize dari squid config file ini adalah variable yang berisi file log dan direktory cache sehingga merujuk pada yang telah kita siapkan sebelumnya.
cache_dir ufs /usr/local/squid/cache 1024 16 256
access_log /usr/local/squid/access.log
cache_log /usr/local/squid/cache.log
cache_store_log none

Kemudian untuk membuat squid sebagai chache server, option berikut yang perlu ditambahkan :
http_port 3128 transparent
cache_mem 1024 MB
cache_swap_low 94
cache_swap_high 96
maximum_object_size 16384 KB
minimum_object_size 4 KB
maximum_object_size_in_memory 2048 KB
fqdncache_size 1024
cache_replacement_policy heap GDSF
memory_replacement_policy heap GDSF

visible_hostname localhost
cache_mgr admin@localhost
cache_effective_user squid
cache_effective_group squid

Berikut ini adalah contoh configuration file yang saya gunakan.

4. Membuat struktur cache directory.

Dengan menjalankan perintah berikut, squid akan membentuk struktur direktori untuk penyimpanan cachenya:

$ sudo -u squid squid –z

5. Test squid

Jalankah perintah berikut untuk menguji coba konfigurasi squid yang telah dimodifikasi:

$ squid –d 1 -D

Kalau tidak ada error maka configuration file yang kita buat sudah ok. Dan jika ternyata masih ada error maka setelah melakukan perubahan pada squid.conf, jalankan perintah squid –k reconfigure untuk memerintahkan squid membaca ulang squid conf yang telah diedit.

6. Menjalankan squid

Untuk menjalankan squid, gunakan perintah berikut ini:

$ squid -sYD
Setelah langkah langkah diatas sukses, selanjutnya kita perlu mensetting browser supaya menggunakan proxy pada localhost port 3128.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hotspot dengan Chillispot + Freeradius + Phpmyprepaid

  1. Install linux ubuntu nya dulu
  2. Setelah selesai installasi login ke ubuntu seperti biasa.
  3. Biar bisa masuk ke root ketik “sudo su” (tanpa tanda kutip), kemudian masukin lagi passwordnya. Lihat perbedaannya. kalo user biasa ditandai dengan $ tapi kalo root ditandai dengan # .
  4. buat dulu password root nya dengan perintah
    • #passwd root
    • (buat password root sesuai keinginan)
    • (masukin password yang dibuat tadi sekali lagi)
  5. Edit konfigurasi untuk eth1 sebagai berikut
    • #nano /etc/network/interfaces
    • –isi tulisan ini bagian paling bawah dari interfaces—
    • # The secondary network interface
    • auto eth1
    • iface eth1 inet dhcp
    • – berakhir di atas tulisan ini—
    • – untuk eth0 di setting ip nya sesuai dengan koneksi internet/ jaringan yg terhubung sama internet
    • Simpan dan keluar dengan cara menekan ctrl+x ketik y kemudian tekan enter Alasan menggunakan dhcp karena nanti yang akan memberikan ip dari chillispot.
  6. masukkin dns yang dikasih oleh isp, caranya:
    • #nano /etc/resolv.conf
    • — isi dengan perintah berikut dibawah –
    • nameserver 202.155.0.10
    • nameserver 202.155.0.15
    • – berakhir diatas dari tulisan ini –
    • simpan dengan menekan ctrl+x tekan y kemudian enter
    • contoh diatas adalah permisalan dns 1 dan dns 2 nya.
  7. edit file sysctl.conf caranya:
    • #nano /etc/sysctl.conf
    • cari tulisan berikut:
    • # net.ipv4.conf.default.forwarding=1
    • hilangkan tanda pagar nya jadi:
    • net.ipv4.conf.default.forwarding=1
    • simpan dan keluar dengan perintah:
    • ctrl+x, ketik y dan tekan enter
  8. Masukin perinta berikut di rc.local dengan cara:
    • #nano /etc/rc.local
    • hapus exit=0
    • – masukan tulisan berikut dibagian paling bawah rc.local —
    • echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    • – berakhir diatas tulisan ini –
    • simpan dan keluar dengan perintah:
    • ctrl+x, ketik y dan tekan enter
  9. Reboot / restart linux ubuntunya dengan perintah “reboot” (tanpa tanda kutip).
  1. Install program – program yang dibutuhkan
    • #apt-get install unzip
    • #apt-get install fakeroot
    • #apt-get install ssh
    • #apt-get install build-essential
    • #apt-get install rrdtool
    • #apt-get install snmp
    • #apt-get install mysql-server
    • #apt-get install apache2 php5 php5-mysql
    • #apt-get install ssl-cert
    • #apt-get install freeradius freeradius-mysql
    • #wget http://www.chillispot.info/download/chillispot_1.0_i386.deb
    • #dpkg –i chillispot_1.0_i386.deb
    • Ket: Sewaktu menginstall mysql-server anda akan dimintai password untuk root mysql. Jika anda tidak dimintai untuk memasukkan password anda dapat membuatnya dengan perintah: #mysqladmin -u root password ‘sangatrahasia’
  2. buat file options di folder network dengan perintah
    • #nano /etc/network/options
    • – tulis sebagai berikut –
    • ip_forward = yes
    • – berakhir diatas tulisan ini –
    • simpan dan keluar dengan perintah: ctrl+x, ketik y dan tekan enter
    • restart network dengan perintah
    • #/etc/init.d/networking restart
  3. Edit file apache2.conf sbb:
    • #nano /etc/apache2/apache2.conf
    • – dibagian paling bawah nya ditulis –
    • ServerName 192.168.10.10
    • – berakhir diatas tulisan ini –
    • Simpan make perintah: Ctrl+x ketik y dan tekan enter
    • ip address 192.168.10.10 hanya permisalan doang, ini tergantung dari eth0 ip anda
    • Restart apache2 nya:
    • #/etc/init.d/apache2 restart
  4. Edit file php.ini sbb:
    • #nano /etc/php5/apache2/php.ini
    • Cari tulisan:
    • ; extension=msql.so
    • Hilangkan tanda titik koma nya dan ganti msql.so menjadi mysql.so sbb:
    • extension=mysql.so
    • Cari juga tulisan berikut:
    • post_max_size = 8M
    • Ubah 8M menjadi 16 M:
    • post_max_size = 16M
    • Simpan dengan perintah:
    • Ctrl+x ketik y kemudian enter
  5. ambil paket phpmyprepaid dan letakkan di folder /var/www dan ekstrak
    • #cd /var/www
    • #rm –rf apache2-default
    • #wget http://downloads.sourceforge.net/phpmyprepaid/phpmyprepaid04b3.tgz?modtime=1187550638&big_mirror=0
    • #tar –zxvf phpmyprepaid04b3.tgz
  6. install program phpmyprepaid
    • Untuk menginstall phpmyprepaid, anda perlu menggunakan komputer desktop lain dalam satu jaringan yang terinstall mozilla firefox. Alasannya karena ada beberapa tampilan yang tidak bisa ditampilkan di web browser lain selain mozilla. Satu lagi, nyettingnya make ssh dong, biar gak repot.
    • Buka mozilla firefox dan arahkan addressnya ke :
    • http://192.168.10.10/phpmyprepaid/www/install/setup.php
    • aku inget lagi, ip address 192.168.10.10 hanya permisalan doang, ini tergantung dari settingan eth0 ip address anda.
    • Klik start.
    • Pilih I accept dan klik next lagi.
    • Perhatikan dan edit konfigurasi seperti berikut:
    • PhpMyPrepaid install directory : /var/www/phpmyprepaid
    • FreeRADIUS binary files directory : /usr/sbin
    • FreeRADIUS config files directory : /etc/freeradius
    • FreeRADIUS Dictionary directory : /usr/share/freeradius
    • FreeRADIUS start/stop/restart/status script : /etc/init.d/freeradius
    • RRDTOOL binary path : /usr/bin/rrdtool
    • Sudo binary path : /usr/bin/sudo
    • System log file path : /var/log/messages
    • FreeRADIUS radius.log file path : /var/log/freeradius/radius.log
    • Radclient command : /usr/bin/radclient
    • MySQL client command : /usr/bin/mysql
    • snmpwalk command : /usr/bin/snmpwalk
    • snmpget command : /usr/bin/snmpget
    • Klik next
    • Disini anda diminta untuk mem verifikasi konfigurasi.. jika ada yang belum periksa kembali apa yang kurang, dan klik recheck.. jika sudah…
    • Klik next lagi
    • Pada bagian ini anda akan diminta untuk mengkonfigurasi database, anda dapat mencontoh sebagai berikut:
    • Root password for Mysql : sangatrahasia
    • PhpMyPrepaid Database Name (phpmyprepaid) : phpmyprepaid
    • PhpMyPrepaid Database Password : sangatrahasia
    • Confirm Password : sangatrahasia
    • Database location (localhost) : localhost
    • FreeRADIUS location (localhost).
    • Not applicable by now : localhost
    • FreeRADIUS version.
    • Not applicable by now : 1.X
    • Klik next lagi
    • Pada bagian ini anda akan diminta untuk mengkonfigurasi user interface yaitu sebagai super administrator dalam memanajemen phpmyprepaid, anda dapat mencontoh sebagai berikut:
    • Administrator login for PhpMyPrepaid : yoga
    • Administrator password for PhpMyPrepaid : sangatrahasia
    • Confirm Password : sangatrahasia
    • Administrator name for PhpMyPrepaid : yoga
    • Administrator surname for PhpMyPrepaid : yoga
    • Administrator email for PhpMyPrepaid : yoga@yahoo.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
    • Administrator language for PhpMyPrepaid.
    • Only english is supported by now. : es
    • Klik next
    • Pada bagian ini merupakan informasi yang dilaporkan oleh phpmyprepaid dalam membuat database pada mysql
    • Klik next
    • Anda akan diminta untuk memasukkan lokasi daerah anda, contohnya sebagai berikut:
    • Location name : The Batavia Hotel
    • Location Domain : batavia-hotel.com
    • Location Country Code : Indonesia
    • Location Area code : –
    • Location City : Jakarta
    • Klik next
    • Installasi finish, silahkan klik interface
    • Pertama anda diminta untuk menghapus folder install dan mengubah hak akses folder www menjadi 755. (arti mengenai 755 cari aja di google yach, bukan disini tempatnya untuk ngejelasin itu).
    • #rm –rf /var/www/phpmyprepaid/www/install
    • #chmod 755 /var/www/phpmyprepaid/www
    • refresh mozilla firefox anda, anda akan melihat tampilan perbedaannya…
  7. Setting chillispot
    • edit file chilli.conf
    • #nano /etc/chilli.conf
    • – contoh yang harus disetting –
    • net 192.168.100.0/24
    • dns1 202.93.32.146
    • dns2 202.93.32.147
    • radiusserver1 127.0.0.1
    • radiusserver2 127.0.0.1
    • radiussecret sangatrahasia
    • dhcpif eth1
    • uamserver https://192.168.100.1/cgi-bin/hotspotlogin.cgi
    • uamsecret sangatrahasia
    • uamlisten 192.168.100.1
    • – berakhir diatas tulisan ini –
    • Simpan pake perintah:
    • Ctrl+x tekan y kemudian enter
    • Ket:
    • - uamlisten 192.168.100.1 disini adalah ip address eth1 yang akan dimasukkan oleh chillispot
    • - net 192.168.100.0/24 adalah ip address dhcp yang diberikan oleh chillispot kepada user, mulai dari 192.168.100.2 – 192.168.100.254
    • Buat file hotspotlogin.cgi di folder cgi-bin:
    • #cp /usr/share/doc/chillispot/hotspotlogin.cgi.gz /usr/lib/cgi-bin
    • #gunzip /usr/lib/cgi-bin/hotspotlogin.cgi.gz
    • #cd /usr/lib/cgi-bin/
    • #chmod 755 hotspotlogin.cgi
    • #nano hotspotlogin.cgi
    • – cari tulisan berikut –
    • # $uamsecret = “sangatrahasia”;
    • dan
    • # $userpassword=1;
    • ——————————
    • Hilangkan tanda pagarnya menjadi:
    • $uamsecret = “sangatrahasia”;
    • dan
    • $userpassword=1;
    • Simpan make perintah:
    • Ctrl+x tekan y kemudian enter
    • Aktifkan firewall chillispot dan buat firewallnya agar diaktifkan setiap kali server restart:
    • #sh /usr/share/doc/chillispot/firewall.iptables
    • #cp /usr/share/doc/chillispot/firewall.iptables /etc/init.d/chilli.iptables
    • #chmod u+x /etc/init.d/chilli.iptables
    • #ln -s /etc/init.d/chilli.iptables /etc/rcS.d/S40chilli.iptables
    • edit file chilli.conf
    • Buat file hotspotlogin.cgi di folder cgi-bin:
    • Aktifkan firewall chillispot dan buat firewallnya agar diaktifkan setiap kali server restart:
  8. Setting freeradius
    • Edit file clients.conf
    • #nano /etc/freeradius/clients.conf
    • – cari konfigurasi berikut dan modifikasi menjadi seperti ini –
    • client 127.0.0.1 {
    • secret = sangatrahasia
    • shortname = localhost
    • nastype = other
    • }
    • – berakhir diatas tulisan ini –
    • Simpan make perintah:
    • Ctrl+x tekan y kemudian enter
    • Setting file sql.conf
    • #nano /etc/freeradius/sql.conf
    • – cari konfigurasi berikut dan edit –
    • # Connect info
    • server = “localhost”
    • login = “phpmyprepaid”
    • password = “sangatrahasia”
    • # Database table configuration
    • radius_db = “phpmyprepaid”
    • edit file radiusd.conf
    • Setting file sql.conf
    • edit file radiusd.conf
    • #nano /etc/freeradius/radiusd.conf
    • – cari konfigurasi berikut –
    • “$INCLUDE ${confdir}/sql.conf”
    • tambahkan dibawahnya sehingga menjadi menjadi:
    • “$INCLUDE ${confdir}/sql.conf”
    • sqlcounter noresetcounter {
    • counter-name = Max-All-Session-Time
    • check-name = Max-All-Session
    • sqlmod-inst = sql
    • key = User-Name
    • reset = never
    • query = “SELECT SUM(AcctSessionTime) FROM radacct where UserName=’%{%k}’”
    • }
    • – cari konfigurasi untuk accounting dan setting menjadi seperti ini dengan cara menghilangkan tanda pagarnya, selain itu berikan tanda pagar untuk yang lain –
    • accounting {
    • unix
    • radutmp
    • sql
    • }
    • – cari juga untuk instantiate, setting dengan menghilangkan tanda pagar, seperti berikut, dan dibawah expr tambahkan noresetcounter –
    • instantiate {
    • exec
    • expr
    • noresetcounter
    • }
    • – cari juga pada bagian authorize, setting dengan cara yang sama, dan dibagian bawah sql tambahkan tulisan noresetcounter –
    • authorize {
    • preprocess
    • chap
    • mschap
    • suffix
    • sql
    • noresetcounter
    • }
    • simpan dengan ctrl+x tekan y kemudian enter
  9. Konfigurasi sertifikasi
    • #cd /etc/apache2
    • #mkdir ssl
    • #make-ssl-cert /usr/share/ssl-cert/ssleay.cnf /etc/apache2/ssl/apache.pem
    • Contoh jawaban pertanyaan seputar SSL:
    • - Country Name: ID
    • - State Or Province Name: Riau
    • - Locality Name : Pekanbaru
    • - Organization Name : Hotspot Pekanbaru
    • - Organization Unit Name : Engineering hotspot pekanbaru
    • - Host Name : localhost – Email Address : yoga@yahoo.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
    • Aktifkan dengan cara:
    • #a2enmod ssl
    • #/etc/init.d/apache2 force-reload
    • Buat dan mengenable file ssl :
    • #cd /etc/apache2/sites-available/
    • #nano ssl
    • – copy konfigurasi berikut –
    • NameVirtualHost *:443
    • ServerAdmin webmaster@localhost
    • SSLEngine On
    • SSLCertificateFile /etc/apache2/ssl/apache.pem
    • DocumentRoot /var/www/
    • Options FollowSymLinks
    • AllowOverride None
    • Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
    • AllowOverride None
    • Order allow,deny
    • allow from all
    • # This directive allows us to have apache2′s default start page
    • # in /apache2-default/, but still have / go to the right place
    • # Commented out for Ubuntu
    • #RedirectMatch ^/$ /apache2-default/
    • ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
    • AllowOverride None
    • Options ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
    • Order allow,deny
    • Allow from all
    • ErrorLog /var/log/apache2/error.log
    • # Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
    • # alert, emerg.
    • LogLevel warn
    • CustomLog /var/log/apache2/access.log combined
    • ServerSignature On
    • Alias /doc/ “/usr/share/doc/”
    • Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
    • AllowOverride None
    • Order deny,allow
    • Deny from all
    • Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128
    • – berakhir diatas tulisan ini –
    • simpan dengan ctrl+x tekan y kemudian enter
    • Kemudian di enable dengan cara:
    • #a2ensite ssl
    • #/etc/init.d/apache2 reload
    • #/etc/init.d/apache2 restart
  10. konfigurasi database mysql yang udah dibuat oleh phpmyprepaid tadi
    • #mysql –u root –p
    • (masukkan password mysql yang dibuat tadi)
    • >show databases;
    • >GRANT ALL PRIVILEGES ON phpmyprepaid.* to ‘phpmyprepaid’@'localhost’ IDENTIFIED BY ‘sangatrahasia’;
    • >FLUSH PRIVILEGES;
    • Setiap user yang dibuat oleh registrasi phpmyprepaid menggunakan time, jika anda ingin membuat registrasi member tanpa time anda dapat membuat dengan cara:
    • >use phpmyprepaid;
    • >INSERT INTO radcheck (UserName, Attribute, Value) VALUES (‘yoga’, ‘User-Password’, ‘sangatrahasia’);
    • >quit;
    • Ket:
    • Member ini khusus untuk kita aja, masa tukang buat hotspotnya musti dibatasin koneksi internetnya oleh phpmyprepaid. Nggak lucu kan…
  11. Restart semua system yang dikonfigurasi
    • #/etc/init.d/apache2 restart
    • #/etc/init.d/mysql restart
    • #/etc/init.d/chilli restart
    • #/etc/init.d/freeradius restart Atau biar lebih enakan, kalo aku sich biasanya reboot servernya dengan perintah
    • #reboot setelah itu colok kan kabel UTP ke eth1 masuk ke switch dan di test ke pc / laptop ato dr radio wireless di set ssid dan di colok ke eth1 , pc / laptop di set dynamic untuk tcp-ip nya
    • dah deh … bakalan dpt ip dr server hotspot dan setiap kali mo brows pasti akan di redirect ke login page chillispot
    • Buat sebuah tiket di phpmyprepaid dengan mozilla firefox
    • (contoh http://192.168.10.10/phpmyprepaid/www)
    • Coba browsing internet ke alamat apa saja dengan program browser kesayangan anda, jika sukses, maka browsing akan diredirect dan dimintai login dan password oleh chillispot, masukkan login dan password yang dibuat oleh phpmyprepaid tadi. Jika berhasil maka anda sudah bisa browsing internet
    • Ket:
    • Anda juga bisa menggunakan username dan password member yang anda buat di mysql yang diterangkan pada nomor 10. Username dan password yang dibuat disana bersifat permanen dan tanpa limit waktu.
sumber

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

YFI HotSpot Manager + Ubuntu

Instalasi berpedoman pada YFI Wiki

note :
Untuk mengaplikasikan Captive portal ini minimal menggunakan 2 ethernet card :
internet —- modem ——–ubuntu server ——- switch ——- AP dan/atau LAN

Tetapi pada tutorial ini saya menerapkan pada server dgn 3 ethernet card :
internet —- ADSL ——–(eth0)UBUNTU SERVER(eth2) ——- switch ——- Wired LAN
……………………………………………..(eth1)
…………………………………………………|
…………………………………………………|
…………………………………………..Access Point

Persiapan system :
1. Ubuntu 8.04 Hardy Heron dengan paket LAMP (saya terapkan tutorialnya bang Opik) big_smile thanks bang Opik
2. Putty untuk remote server dari client.
3. Webmin untuk mempermudah edit file.

Buat eth0 terkoneksi dengan modem.
Konfigurasi untuk eth1 tidak usah diisi karena nanti eth1 diberi setingan DHCP dari Coova chilli.

Berikut adalah isi dari /etc/network/interfaces saya

auto lo
iface lo inet loopback

iface eth0 inet static
address 192.168.0.2
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255
gateway 192.168.0.1 ----- ip modem

iface eth2 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255

Pastikan juga ]/etc/resolv.conf setting DNS dari Server nya benar, saya anjurkan install DNS local

Edit file /etc/sysctl.conf, Uncomment bagian ini agar Kernel Ubuntu dapat forwarding packet

# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv4
net.ipv4.ip_forward=1

Pastikan paket LAMP telah ter-install

sudo tasksel

dengan mencentang LAMP, maka semua package yang diperlukan otomatis terinstall.

Step Instalasi :

1. CakePHP
2. YFi CakePHP Application
3. YFi View Component
4. FreeRADIUS
5. Coova Chilli

1. Install CakePHP
Install juga PHP command line:

Code:

sudo apt-get install php5-cli

untuk mengubah skala file gambar, Install imagemagick.

Code:

sudo apt-get install imagemagick

Mulai versi Beta-3, Yfi Manager Hotspot sudah support multi bahasa

Code:

sudo apt-get install language-pack-id  --- bahasa Indonesia
sudo apt-get install language-pack-af
sudo apt-get install language-pack-fr
sudo apt-get install language-pack-ms
sudo apt-get install language-pack-nl
sudo apt-get install language-pack-es

Download versi terbaru CakePHP di http://cakephp.org.
versi terbaru (April 2010)= cake_1.2.6
Copy, extract di direktori apache. Default ubuntu di /var/www

Code:

sudo cp cakephp-cakephp1x-1.2.6-0-gbe7ddfb.tar.gz /var/www
cd /var/www
sudo tar -xzvf cakephp-cakephp1x-1.2.6-0-gbe7ddfb.tar.gz

Rename direktori hasil ekstrak, agar lebih simpel (misal:cake_1.2.6)
Buat symbolic link

Code:

cd /var/www
sudo ln -s ./cake_1.2.6 ./c2

Enable beberapa modul apache: rewrite, deflate untuk kompresi, dan headers untuk memodifikasi http header. Modul tersebut diperlukan untuk meningkatkan performance dan kecepatan web aplikasi..

Code:

sudo a2enmod rewrite
sudo a2enmod deflate
sudo a2enmod headers
sudo /etc/init.d/apache2 reload

Edit file “/etc/php5/apache2/php.ini”
Pada baris :

Code:

output_buffering = Off

ubah dengan

Code:

output_buffering = 4096

Edit file /etc/apache2/apache2.conf
Masukkan script dibawah ini:

Code:


AllowOverride All

#-------COMPRESS CONTENT-----------
# place filter 'DEFLATE' on all outgoing content
SetOutputFilter DEFLATE
# exclude uncompressible content via file type
SetEnvIfNoCase Request_URI \.(?:exe|t?gz|jpg|png|pdf|zip|bz2|sit|rar)$ no-gzip
#dont-vary
# Keep a log of compression ratio on each request
DeflateFilterNote Input instream
DeflateFilterNote Output outstream
DeflateFilterNote Ratio ratio
LogFormat '"%r" %{outstream}n/%{instream}n (%{ratio}n%%)' deflate
CustomLog /var/log/apache2/deflate.log deflate
# Properly handle old browsers that do not support compression
BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
BrowserMatch ^Mozilla/4\.0[678] no-gzip
BrowserMatch \bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
#----------------------------------

#------ADD EXPIRY DATE-------------

Header set Expires "Thu, 15 Apr 2012 20:00:00 GMT"

#----------------------------------

#--------Remove ETags --------------------
FileETag none
#-----------------------------------------

Reload Apache

Code:

sudo /etc/init.d/apache2 reload

2. Install YFi CakePHP Application
Donwload versi terbaru YFi Cake, saya memakai versi yfi_cake-Beta-4.tar.gz
extract di direktori “/var/www/c2″.

Code:

sudo cp yfi_cake-Beta-4.tar.gz /var/www/c2
cd /var/www/c2
sudo tar -xzvf yfi_cake-Beta-4.tar.gz
sudo chown -R www-data. /var/www/c2/yfi_cake/tmp
sudo chown -R www-data. /var/www/c2/yfi_cake/webroot/img/graphics

Setting Database
Buat database ‘yfi’ dengan username dan password default ‘yfi’ (default).
Untuk settingan default gunakan perintah ini :

Code:

mysql -u root -p
create database yfi;
GRANT ALL PRIVILEGES ON yfi.* to 'yfi'@'127.0.0.1' IDENTIFIED BY 'yfi';
GRANT ALL PRIVILEGES ON yfi.* to 'yfi'@'localhost' IDENTIFIED BY 'yfi';
exit;

Catatan: Untuk keamanan anda bisa ubah username dan password, misal: “hotspot”
Jangan lupa untuk ubah File ‘/var/www/c2/yfi_cake/config/database.php’, Dibagian username dan password.

Masukkan database sample:

Code:

mysql -u root -p yfi < /var/www/c2/yfi_cake/setup/db/yfi.sql

Tes YFi CakePHP Ketik alamat server di browser:
http://127.0.0.1/c2/yfi_cake/users/
Karena saya gunakan Komputer client untuk remote server, saya ketik :
http://192.168.10.2/c2/yfi_cake/users/
Kalau yang ditampilkan adalah halaman login, berarti setting sudah benar;)

3. Install YFi Viewer Component
Download viewer component disini saya gunakan versi yfi-Beta-4.tar.gz
extract di directory default apache2 “/var/www ”

Code:

sudo cp yfi-Beta-4.tar.gz /var/www
cd /var/www
sudo tar -xzvf yfi-Beta-4.tar.gz

Tes Viewer Component
Masukkan alamat berikut di browser : http://127.0.0.1/yfi
Atau http://192.168.10.2/yfi jika dari Komputer client.
Jika instalasi berhasil, akan keluar splash page dan kemudian halaman login. smile nice work..
Coba log in dengan salah satu user default berikut:

Code:

Role               Username         Password
Administrator root admin
Access Provider ap ap
Permanent User dvdwalt@ri dvdwalt@ri

4. Install FreeRADIUS Server
YFi Hotspot Manager merupakan front-end dari mysql database yang digunakan oleh FreeRADIUS. Yang dipakai adalah versi radius terbaru yaitu 2.1.8 (sip.. smile)

sebelum compile FreeRadius, pastikan package berikut sudah terinstall:

Code:

sudo apt-get install build-essential libmysqlclient15-dev libperl-dev libxml-simple-perl libmail-sendmail-perl

Download FreeRADIUS source code Download FreeRADIUS

Code:

tar -xzvf freeradius-server-2.1.8.tar.gz
cd freeradius-server-2.1.8
./configure | tee config_out.txt
make
sudo make install
sudo ldconfig

Lakukan tes dengan perintah berikut untuk menjalankan freeRadius dengan debug mode:

Code:

sudo /usr/local/sbin/radiusd –X

Ctrl+c untuk keluar.

Buat FreeRADIUS otomatis berjalan saat boot

Code:

sudo cp /usr/local/sbin/rc.radiusd /etc/init.d/radiusd
sudo update-rc.d radiusd start 80 2 3 4 5 . stop 20 0 1 6 .

Setup FreeRADIUS agar bisa diakses oleh YFi, ganti raddb freeradius dgn raddb YFI

Code:

sudo mv /usr/local/etc/raddb /usr/local/etc/raddb.asli
sudo cp /var/www/c2/yfi_cake/setup/radius/raddb.tar.gz /usr/local/etc/
cd /usr/local/etc/
sudo tar -xzvf raddb.tar.gz
sudo chown root.www-data /usr/local/etc/raddb/proxy.conf
sudo chmod 664 /usr/local/etc/raddb/proxy.conf
sudo chmod 644 /usr/local/etc/raddb/dictionary
sudo ldconfig

Aktifkan dan ubah dictionary chillispot
Freeradius versi terbaru, dictionary chillispot sudah ada, jadi kita tinggal tambahkan baris berikut di file /usr/local/share/freeradius/dictionary.chillispot .Untuk memasukkan attribute YFi khusus untuk voucher.
Cari baris berikut:

Code:

ATTRIBUTE       ChilliSpot-Version                      8       string
ATTRIBUTE ChilliSpot-OriginalURL 9 string

Masukkan data berikut dibawahnya

Code:

##YFi Specific Attributes
ATTRIBUTE Yfi-Voucher 40 string
ATTRIBUTE Yfi-MAC-Reset 41 string
ATTRIBUTE Yfi-Data 42 string
ATTRIBUTE Yfi-Time 43 string

#YFi Various Counters
ATTRIBUTE Max-Daily-Session 50 integer
ATTRIBUTE Max-Monthly-Session 51 integer
ATTRIBUTE Max-Weekly-Session 52 integer
ATTRIBUTE Max-All-Session 53 integer

ATTRIBUTE ChilliSpot-Max-Daily-Octets 60 integer
ATTRIBUTE ChilliSpot-Max-Monthly-Octets 61 integer
ATTRIBUTE ChilliSpot-Max-Weekly-Octets 62 integer
ATTRIBUTE ChilliSpot-Max-All-Octets 63 integer

Cek file /usr/local/etc/raddb/sql.conf dan /usr/local/etc/raddb/rlm_perl_modules/conf/setting.conf username dan password database harus sama dengan waktu kita buat database diatas.
Jalankan freeRadius dengan debug mode untuk memastikan tidak ada error.

Code:

sudo /usr/local/sbin/radiusd -X

Kalau tidak ada error, jalankan FreeRADIUS melalui startup script

Code:

sudo /etc/init.d/radiusd start

YFi menggunakan beberapa script yang harus dijalankan secara periodik. Copy Cron Script berikut ke cron sistem.

Code:

sudo cp /var/www/c2/yfi_cake/setup/cron/yfi /etc/cron.d/

5. Install CoovaChilli
Download CoovaChilli di http://www.coova.org/Download
Versi pada saat ini CoovaChilli-1.0.14. Untuk Ubuntu bisa lewat:

Code:

 sudo wget http://ap.coova.org/chilli/coova-chilli_1.0.14-1_i386.deb

install : (CoovaChilli akan diinstall di folder “/etc/chilli”)

Code:

sudo dpkg -i coova-chilli_1.0.14-1_i386.deb

Konfigurasi CoovaChilli
copy file ” /etc/chilli/defaults ” ke “/etc/chilli/config ”

Code:

sudo cp /etc/chilli/defaults /etc/chilli/config

Ubah option di file ” /etc/chilli/config ”

Code:

#HS_WANIF=eth0 # Subscriber Interface for internet devices
HS_LANIF=eth1 # Subscriber Interface for client devices
HS_NETWORK=10.1.0.0 # HotSpot Network (must include HS_UAMLISTEN)
HS_NETMASK=255.255.255.0 # HotSpot Network Netmask
HS_UAMLISTEN=10.1.0.1 # HotSpot IP Address (on subscriber network)
HS_UAMPORT=3990 # HotSpot Port (on subscriber network)
#HS_DNS1= ##tidak saya aktifkan, agar menggunakan settingan resolv.conf (harus install DNS)
#HS_DNS2= ## kalau tidak menggunakan DNS, isikan dengan ip ADSL
HS_NASID=nas01
HS_UAMSECRET=greatsecret # default
HS_RADIUS=127.0.0.1
HS_RADIUS2=127.0.0.1
HS_RADSECRET=testing123 # default
HS_NASIP=127.0.0.1 # NB!!! To explicitly set NAS-IP-Address
HS_UAMFORMAT=http://10.1.0.1/coova_json/hs_land.php
HS_UAMHOMEPAGE=http://10.1.0.1/coova_json/splash.php
HS_MODE=hotspot
HS_TYPE=chillispot
HS_WWWDIR=/etc/chilli/www
HS_WWWBIN=/etc/chilli/wwwsh
HS_PROVIDER=contoh
HS_PROVIDER_LINK=http://www.contoh.org/
HS_LOC_NAME="My HotSpot" # WISPr Location Name and used in portal

Edit file ” /etc/default/chilli ” ubah nilai ke 1

Code:

START_CHILLI=1

Start-up coova chilli

Code:

sudo /etc/init.d/chilli start

Firewall Setting
Tambahkan baris berikut di bagian akhir file “/etc/chilli/up.sh “,

Code:

    # may not have been populated the first time; run again
[ -e "/var/run/chilli.iptables" ] && sh /var/run/chilli.iptables 2>/dev/null
# force-add the final rule necessary to fix routing tables
iptables -I POSTROUTING -t nat -o $HS_WANIF -j MASQUERADE

Tambahkan coa port pada file /etc/init.d/chilli, cari pada bagian ini :

Code:

OPTS="--pidfile /usr/local/var/run/$NAME.pid"

Tambahkan –coaport 3799 untuk keperluan “Kick User off”

Code:

OPTS="--pidfile /usr/local/var/run/$NAME.pid --coaport 3799" ## Tambahkan coa port

Halaman Login
Disini saya menggunakan login page coova_json
Copy folder coova_json ke direktori apache ” /var/www ”

Code:

sudo cp -R /var/www/c2/yfi_cake/setup/coova_json /var/www

Cek di file “/var/www/coova_json/login.php :
1. $uamsecret harus sama dengan di file ” /etc/chilli/config “, begitu juga di file ” /var/www/coova_json/uam.php “. Defaultnya adalah ‘greatsecret’.
2. $port di “/var/www/coova_json/login.php “, jika 3660 harus diganti dengan 3990.

Silahkan restart ubuntu anda.. smile jangan lupa berdoa semoga lancar..
Saatnya kita test captive portal kita…

1. Tes dengan menggunakan komputer client. Setting network interface client ke dhcp, jika client mendapat ip 10.1.0.2 – dst. Berarti coova chilli berjalan normal smile bisa bernafas lega..
2. Coba browsing ke, misal www.google.com. Akan keluar halaman splash ( keren ga??) smile
3. Kemudian diarahkan ke halaman login: hs_land.php (siipp… big_smile)
4. Login dengan user dvdwalt@ri dan password dvdwalt@ri.
5. Jika akses diterima, akan nongol www.google.com

Yup, tahap instalasi Finish smile smile
Rekan2 yg sudah coba silahkan explore fitur2 dari YFI Hotspot Manager. Jangan lupa dishare yah…smile thanks

” Padukan dengan squid Transparent Proxy”
Berikut iptables yg saya gunakan untuk meredirec client HotSpot ke squid (squid satu server dengan captive portal)

Code:

iptables -A PREROUTING -t nat -i tun0 -p tcp -s 10.1.0.0/24 -d ! 10.1.0.1 --dport 80 -j REDIRECT --to 3128

Semoga bermanfaat, Thanks..smile

Sumber : http://opensource.telkomspeedy.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Instalasi phpMyAdmin pada Ubuntu server 9.10

Apa itu phpMyAdmin ?

phpMyAdmin adalah perangkat lunak gratis yang ditulis dalam PHP dimaksudkan untuk menangani administrasi MySQL melalui World Wide Web. phpMyAdmin mendukung berbagai operasi dengan MySQL. Yang paling sering digunakan operasi yang didukung oleh user interface (mengelola database, tabel, ladang, hubungan, indeks, pengguna, perizinan, dll), sementara Anda masih memiliki kemampuan untuk secara langsung mengeksekusi pernyataan SQL.

Installasi pada server ubuntu 9.10

Pada artikel sebelumnya saya sudah paparkan langkah instalasi Apache, MySql dan PHP. dan saya anggap proses instalasi sudah berjalan lancar. langsung saja saya akan paparkan langkah-langkah untuk meng-instal phpMyAdmin.

Instal paket phpMyAdmin dengan perintah :

$ sudo aptitude install phpmyadmin

Setelah beberapa saat akan muncul pertanyaan. Jawablah pertanyaan tersebut dengan menekan tombol “y” dan tekan tombol “ENTER”.

Do you want to continue? [Y/n/?] y

ditengah-tengah proses instalasi akan tampil beberapa dialog konfigurasi seperti dibawah ini :

Pada dialog ini anda akan ditanyakan tentang aplikasi webserver yang anda gunakan. pilih aplikasi webserver dengan menggunakan panah atas dan bawah pada keyboard, lalu tekan tombol Spasi untuk memilih dan dilanjutkan dengan menekan tombol Enter.

Pada dialog konfirmasi ini anada akan di tanyakan apakah anda ingin meng-konfigurasi database yang akan di integrasikan melalui aplikasi dbconfig-common. saya sarankan untuk memilih opsi untuk keamanan database mysql anda dilanjutkan dengan menekan tombol Enter. Tunggu sampai instalasi selesai.

Setelah proses instalasi selesai, buka browser web anda dan tujukan ke http://www.server-web-anda.com/phpmyadmin dan masuklah dengan akun user root dan password root anda.

Selamat mencoba.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Setup Web Server di Ubuntu

web server ubuntu (300 x 119)

Ubuntu merupakan salah satu distro Linux yang sangat populer dan banyak dipakai untuk komputer desktop. Akan tetapi sayangnya distro ini defaultnya tidak menyertakan paket web server di dalamnya. Kita harus melakukan instalasi secara manual dari server repositori Ubuntu jika ingin memakai web server di komputer tersebut. Masalahnya, proses instalasi tersebut mengharuskan user untuk terhubung secara online dengan jaringan Internet. Lalu bagaimana solusinya?

Cara yang cukup praktis yaitu dengan menggunakan paket instaler yang disediakan oleh pihak ketiga. Instalasi dengan cara ini sangat direkomendasikan apabila Anda seorang pemula dan ingin belajar pemrograman web di Linux dengan Apache, MySQL dan PHP. Nah, salah satu paket instaler yang layak Anda coba adalah XAMPP yang bisa Anda download secara gratis di situs berikut ini.

Paket instaler ini berisi bermacam-macam software untuk keperluan web development yang mencakup web server Apache, database MySQL, PHP, Perl dan PHPMyAdmin. Dengan paket instaler ini, Anda bisa membuat web server pribadi di Ubuntu dengan mudah dan cepat.

Instalasi

Silakan download terlebih dahulu versi terbaru dari paket instaler XAMPP untuk Linux di situs berikut ini. Simpan file yang telah Anda download tersebut di home directory Anda, misalnya /home/wahyu. Selanjutnya ekstrak paket instaler tersebut dengan cara sebagai berikut:

Langkah 1.

Buka program Terminal (Applications – Accessories – Terminal) dan masuk ke direktori home Anda, tempat dimana file tersebut tersimpan. Ekstrak paket instaler ke folder /opt dengan perintah sudo.

sudo tar xvfz xampp-linux-1.7.3a.tar.gz -C /opt

Anda akan ditanya password untuk menjalankan perintah tersebut. Ketikkan password yang Anda pakai untuk login ke Ubuntu dan tekan tombol Enter. Selanjutnya tunggu hingga proses ekstrak tersebut selesai.

Langkah 2.

Tambahkan menu XAMPP Control Panel dengan mengetikkan perintah berikut ini:

gedit ~/.local/share/applications/xampp-control-panel.desktop

Setelah muncul editor Gedit, ketikkan kode berikut ini.

[Desktop Entry]
Comment=Start/Stop XAMPP
Name=XAMPP Control Panel
Exec=gksudo "python /opt/lampp/share/xampp-control-panel/xampp-control-panel.py"
Icon[en_CA]=/usr/share/icons/Tango/scalable/devices/network-wired.svg
Encoding=UTF-8
Terminal=false
Name[en_CA]=XAMPP Control Panel
Comment[en_CA]=Start/Stop XAMPP
Type=Application
Icon=/usr/share/icons/Tango/scalable/devices/network-wired.svg

Simpan file tersebut dan tutup editor Gedit. Nah, sekarang Anda akan menemukan sebuah menu baru yaitu XAMPP Control Panel jika Anda mengklik daftar menu Applications – Other (Ubuntu 9.10 Karmic Koala).

Start/Stop Server

xampp control panel

Untuk menjalankan atau menghentikan server XAMPP yang telah terinstal di komputer Anda secara manual caranya yaitu sebagai berikut:

  • Klik menu Applications – Other – XAMPP Control Panel.
  • Setelah muncul kotak dialog XAMPP Control Panel, Anda bisa menjalankan atau menghentikan software dalam paket XAMPP dengan mengklik tombol Start XAMPP atau Stop XAMPP pada kotak dialog tersebut.
  • Buka program web browser (misalnya Firefox) dan ketikkan http://localhost pada kotak URL Address dan tekan tombol Enter. Jika muncul tampilan logo XAMPP berarti proses instalasi berhasil.

Selain dengan cara manual, Anda juga bisa menjalankan paket software XAMPP secara otomatis setiap kali komputer melakukan booting. Caranya yaitu buka program Terminal (Applications – Accessories – Terminal) dan ketikkan perintah sebagai berikut:

sudo ln -s /opt/lampp/lampp /etc/init.d/lampp
sudo update-rc.d lampp defaults

Nah, sekarang XAMPP secara otomatis akan dijalankan setiap kali komputer booting.

Mengatur Lokasi File/Direktori Kerja

XAMPP default-nya menggunakan folder /opt/lampp/htdocs sebagai Root Directory. Itu artinya Anda harus menyimpan dokumen web yang Anda buat pada direktori tersebut agar bisa diakses melalui web browser. Namun demikian, cara ini kurang praktis karena mau nggak mau Anda harus login sebagai superuser agar bisa menyimpan file pada folder tersebut.

Cara lain yang lebih praktis yaitu dengan membuat sebuah folder pada home directory Anda dengan nama public_html dan menyimpan file-file web yang Anda buat pada folder tersebut. Lalu selanjutnya agar file-file pada folder public_html tersebut bisa diakses dengan web browser, Anda harus menambahkan symbolic link pada Root Directory Apache. Dengan cara seperti ini Anda tidak perlu lagi login sebagai superuser dalam mengedit file web.

Adapun caranya yaitu sebagai berikut:

Langkah 1.

Buka program Terminal (Applications – Accessories – Terminal) lalu buat folder public_html di home directory Anda.

mkdir ~/public_html

Langkan 2.

Tambahkan symbolic link pada folder /opt/lampp/htdocs

sudo ln -s ~/public_html /opt/lampp/htdocs/$USER

Agar folder public_html tersebut dapat diakses oleh semua orang, izin aksesnya harus diubah menjadi 755, jadi jalankan perintah:

cd
chmod 755 public_html

Home directory Anda (misalnya account Anda adalah wahyu) juga harus boleh dimasuki oleh sembarang orang, tetapi isinya dan file-file yang ada di dalamnya tidak boleh sama sekali dilihat apalagi dibaca dan dimodifikasi. Oleh karena itu jalankan perintah:

cd ..
chmod 711 wahyu

Nah, sekarang file-file dan folder yang Anda letakkan di public_html bisa diakses menggunakan web browser dengan alamat http://localhost/wahyu. Sebagai contoh buat file percobaan.php di folder public_html untuk mengetes apakah setting yang Anda buat sudah benar atau belum.

Adapun caranya yaitu sebagai berikut:

Buka editor Gedit (Applications – Accessories – gedit Text Editor) dan ketikkan kode seperti contoh di bawah ini:

echo 'Ini hanya contoh saja';

Simpan file tersebut di folder public_html dengan nama percobaan.php. Buka web browser dan ketikkan http://localhost/wahyu/percobaan.php. Jika Anda bisa melihat tampilan web browser dengan tulisan “Ini hanya contoh saja” berarti setting yang Anda buat sudah benar.

sumber

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS