RSS

Setup Web Server di Ubuntu

web server ubuntu (300 x 119)

Ubuntu merupakan salah satu distro Linux yang sangat populer dan banyak dipakai untuk komputer desktop. Akan tetapi sayangnya distro ini defaultnya tidak menyertakan paket web server di dalamnya. Kita harus melakukan instalasi secara manual dari server repositori Ubuntu jika ingin memakai web server di komputer tersebut. Masalahnya, proses instalasi tersebut mengharuskan user untuk terhubung secara online dengan jaringan Internet. Lalu bagaimana solusinya?

Cara yang cukup praktis yaitu dengan menggunakan paket instaler yang disediakan oleh pihak ketiga. Instalasi dengan cara ini sangat direkomendasikan apabila Anda seorang pemula dan ingin belajar pemrograman web di Linux dengan Apache, MySQL dan PHP. Nah, salah satu paket instaler yang layak Anda coba adalah XAMPP yang bisa Anda download secara gratis di situs berikut ini.

Paket instaler ini berisi bermacam-macam software untuk keperluan web development yang mencakup web server Apache, database MySQL, PHP, Perl dan PHPMyAdmin. Dengan paket instaler ini, Anda bisa membuat web server pribadi di Ubuntu dengan mudah dan cepat.

Instalasi

Silakan download terlebih dahulu versi terbaru dari paket instaler XAMPP untuk Linux di situs berikut ini. Simpan file yang telah Anda download tersebut di home directory Anda, misalnya /home/wahyu. Selanjutnya ekstrak paket instaler tersebut dengan cara sebagai berikut:

Langkah 1.

Buka program Terminal (Applications – Accessories – Terminal) dan masuk ke direktori home Anda, tempat dimana file tersebut tersimpan. Ekstrak paket instaler ke folder /opt dengan perintah sudo.

sudo tar xvfz xampp-linux-1.7.3a.tar.gz -C /opt

Anda akan ditanya password untuk menjalankan perintah tersebut. Ketikkan password yang Anda pakai untuk login ke Ubuntu dan tekan tombol Enter. Selanjutnya tunggu hingga proses ekstrak tersebut selesai.

Langkah 2.

Tambahkan menu XAMPP Control Panel dengan mengetikkan perintah berikut ini:

gedit ~/.local/share/applications/xampp-control-panel.desktop

Setelah muncul editor Gedit, ketikkan kode berikut ini.

[Desktop Entry]
Comment=Start/Stop XAMPP
Name=XAMPP Control Panel
Exec=gksudo "python /opt/lampp/share/xampp-control-panel/xampp-control-panel.py"
Icon[en_CA]=/usr/share/icons/Tango/scalable/devices/network-wired.svg
Encoding=UTF-8
Terminal=false
Name[en_CA]=XAMPP Control Panel
Comment[en_CA]=Start/Stop XAMPP
Type=Application
Icon=/usr/share/icons/Tango/scalable/devices/network-wired.svg

Simpan file tersebut dan tutup editor Gedit. Nah, sekarang Anda akan menemukan sebuah menu baru yaitu XAMPP Control Panel jika Anda mengklik daftar menu Applications – Other (Ubuntu 9.10 Karmic Koala).

Start/Stop Server

xampp control panel

Untuk menjalankan atau menghentikan server XAMPP yang telah terinstal di komputer Anda secara manual caranya yaitu sebagai berikut:

  • Klik menu Applications – Other – XAMPP Control Panel.
  • Setelah muncul kotak dialog XAMPP Control Panel, Anda bisa menjalankan atau menghentikan software dalam paket XAMPP dengan mengklik tombol Start XAMPP atau Stop XAMPP pada kotak dialog tersebut.
  • Buka program web browser (misalnya Firefox) dan ketikkan http://localhost pada kotak URL Address dan tekan tombol Enter. Jika muncul tampilan logo XAMPP berarti proses instalasi berhasil.

Selain dengan cara manual, Anda juga bisa menjalankan paket software XAMPP secara otomatis setiap kali komputer melakukan booting. Caranya yaitu buka program Terminal (Applications – Accessories – Terminal) dan ketikkan perintah sebagai berikut:

sudo ln -s /opt/lampp/lampp /etc/init.d/lampp
sudo update-rc.d lampp defaults

Nah, sekarang XAMPP secara otomatis akan dijalankan setiap kali komputer booting.

Mengatur Lokasi File/Direktori Kerja

XAMPP default-nya menggunakan folder /opt/lampp/htdocs sebagai Root Directory. Itu artinya Anda harus menyimpan dokumen web yang Anda buat pada direktori tersebut agar bisa diakses melalui web browser. Namun demikian, cara ini kurang praktis karena mau nggak mau Anda harus login sebagai superuser agar bisa menyimpan file pada folder tersebut.

Cara lain yang lebih praktis yaitu dengan membuat sebuah folder pada home directory Anda dengan nama public_html dan menyimpan file-file web yang Anda buat pada folder tersebut. Lalu selanjutnya agar file-file pada folder public_html tersebut bisa diakses dengan web browser, Anda harus menambahkan symbolic link pada Root Directory Apache. Dengan cara seperti ini Anda tidak perlu lagi login sebagai superuser dalam mengedit file web.

Adapun caranya yaitu sebagai berikut:

Langkah 1.

Buka program Terminal (Applications – Accessories – Terminal) lalu buat folder public_html di home directory Anda.

mkdir ~/public_html

Langkan 2.

Tambahkan symbolic link pada folder /opt/lampp/htdocs

sudo ln -s ~/public_html /opt/lampp/htdocs/$USER

Agar folder public_html tersebut dapat diakses oleh semua orang, izin aksesnya harus diubah menjadi 755, jadi jalankan perintah:

cd
chmod 755 public_html

Home directory Anda (misalnya account Anda adalah wahyu) juga harus boleh dimasuki oleh sembarang orang, tetapi isinya dan file-file yang ada di dalamnya tidak boleh sama sekali dilihat apalagi dibaca dan dimodifikasi. Oleh karena itu jalankan perintah:

cd ..
chmod 711 wahyu

Nah, sekarang file-file dan folder yang Anda letakkan di public_html bisa diakses menggunakan web browser dengan alamat http://localhost/wahyu. Sebagai contoh buat file percobaan.php di folder public_html untuk mengetes apakah setting yang Anda buat sudah benar atau belum.

Adapun caranya yaitu sebagai berikut:

Buka editor Gedit (Applications – Accessories – gedit Text Editor) dan ketikkan kode seperti contoh di bawah ini:

echo 'Ini hanya contoh saja';

Simpan file tersebut di folder public_html dengan nama percobaan.php. Buka web browser dan ketikkan http://localhost/wahyu/percobaan.php. Jika Anda bisa melihat tampilan web browser dengan tulisan “Ini hanya contoh saja” berarti setting yang Anda buat sudah benar.

sumber

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Setting Modem Speedy dari Berbagai Daerah

Berikut ini data konfigurasi Modem untuk koneksi Speedy: Encapsulation, VPI, dan VCI, untuk berbagai macam Modem ADSL

Jika Anda memiliki informasi tambahan yang lebih valid silakan tambahkan di komentar. Jika memungkinkan, tolong check terlebih dan/atau di-test terlebih dahulu. Setelah yakin dapat segera Anda kirim ke posting. Jika nanti sudah terkumpul jadi satu maka jika diperlukan akan mudah disebarluaskan, di-copy atau dicetak.

Informasi penting macam ini harusnya dapat kita temukan di homepage resmi ISP SPEEDY (TelkomNet) yang seharusnya lebih tahu soal data/konfigurasi teknis. Sehingga kita tidak terpaksa kita harus swadaya mencari sendiri. Posting ini dibahas di WPKO (Waroeng Pojok Kang Onno), kemudian diteruskan ke beberapa blog yang membahas speedy. Semoga bermanfaat…

A. Jakarta
1. Untuk Modem ADSL buatan Alcatel-Lucent (France)
Encapsulation = PPPoA • VPI = 8 • VCI = 35

2. Untuk Modem ADSL buatan Huawei Technologies Co Ltd (China)
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35 (lama)

Encapsulation = PPPoE • VPI = 8 • VCI = 81 (updated, thanks to s4nji)

3. Untuk Modem ADSL buatan Siemens AktienGesellschaft (Germany)
Encapsulation = PPPoA • VPI = 1 • VCI = 33

B. Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi
1. Untuk DSLAM buatan ZTE (ZhongXing Telecommunication Equipment Co Ltd)(China)
Encapsulation = PPPoE • VPI = 8 • VCI = 81

2. Untuk DSLAM buatan Huawei Technologies Co Ltd (China)
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35

3. Untuk DSLAM buatan ArticoNet
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35

4. Untuk Modem ADSL buatan TP-Link (yang paling sering digunakan adalah tipe TD-8817)
Encapsulation = PPPoE LLc • VPI = 0 • VCI = 35

CATATAN

  • VPI : Virtual Path Identifier merujuk pada sebuah bidang 8-bit (paket data user ke jaringan) atau 12-bit (paket antar jaringan) dalam header dari sebuah paket Mode Transfer Asynchronous (MTA). VPI, bersama-sama dengan VCI (Virtual Channel Identifier) digunakan untuk mengidentifikasi tujuan sel berikutnya saat melewati serangkaian switch MTA dalam perjalanannya. VPI berguna untuk mengurangi tabel switch dari beberapa Sirkuit Virtual yang memiliki jalur tertentu.
  • VCI: Virtual channel identifier adalah sebuah identifikasi unik yang menunjukkan sirkuit virtual tertentu di dalam sebuah jaringan. VCI adalah bidang 16-bit dalam header sel Mode Transfer Asynchronous. VCI, bersama-sama dengan VPI (Virtual Path Identifier) digunakan untuk mengidentifikasi tujuan sel berikutnya saat melewati serangkaian switch MTA.

Semoga bermanfaat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Setting Billing Hotspot Integrasi Router Mikrotik

Setting Billing Hotspot integrasi Router Mikrotik sangatlah mudah, setalah install mikrotik dengan benar, jalankan aplikasi “Winbox Loader” sehingga anda bisa mengkonfigurasi Mikrotik Router dari Desktop Windows secara mudah dan cepat tanpa harus menghafal command line Mikrotik. Setelah klik dua kali aplikasi Winbox maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

winbox

Setelah itu klik tanda … maka akan muncul MAC Address Mikrotik yang sedang aktif dalam hal ini klik dua kali Mac Address 00:0B:CD:64:D9:22 dan isikan user admin dan password secara default adalah kosong kemudian klik “Connect”

Login Winbox

IP ==> Address List
Klik tanda plus |+| kemudian pada “Address” kemudian isikan nomor IP yang diinginkan misal 192.168.1.110/24 (slash 24 artinya nanti secara otomatis akan mengisi Network dan Broadcast). Kemudian pada “Interface” pilih ether1 dimana ether1 yang akan terhubung dengan Modem/ISP.

IP Mikrotik

IP ==> Route List
Klik tanda plus |+| kemudian pada “Gateway” isikan IP Gateway anda, misal 192.168.1.1 Kemudian klik “OK”

Gateway Mikrotik

New Terminal
Maka akan muncul tampilan konsole sebagai berikut dan kemudian lakukan ping ke Gateway Internet anda, ketikkan ping 192.168.1.1 Jika berhasil maka akan tampilan seperti gambar di bawah ini dan itu artinya jaringan dari Mikrotik ke Gateway/Modem telah terhubung dengan normal.

Ping Gateway

Interface ==> Interface List
Ini adalah untuk melihat interface atau Ethernet card yang mana sedang aktif (konek ke jaringan) yaitu pada posisi “Tx” dan “Rx” maka akan muncul trafik xxx bps. Dalam hal ini adalah ether1 sedang terhubung dengan jaringan LAN

Interface Mikrotik

IP ==> DNS
Kemudian klik “Setting” pada “Primary DNS” isikan DNS1 misal 202.134.1.10 dan pada “Secondary DNS” isikan DNS2 misal 202.134.0.155 dan jika setelah klik “OK”

DNS Mikrotik

New Terminal
Lakukan testing ping keluar yaitu ke internet misal ke google.com dengan mengetikkan perintah ping google.com jika hasil seperti di bawah ini maka koneksi internet anda sudah konek.

Ping Internet

IP ==> Hotspot ==> Hotspot Setup
Pada “Hotspot Interface” pilih ether yang mana yang ingin di jadikan untuk hotspot, dalam hal ini adalah ether3 dan jika ada wireless antena anda pilih wireless. Kemudian klik “Next”

Setup Hotspot

Pada “Local Address of Network” adalah Gateway Hotspot anda, kemudian klik “Next”

Hotspot Gateway

Pada “Address Pool of Network” adalah Range IP DHCP yang nantinya di berikan ke user hotspot. Anda bisa tentukan berapa range IP inginkan dalam hal ini adalah dari 10.5.50.2 s/d 10.5.50.254 kemudian klik “Next”

DHCP Hotspot

Pada “Select Certificate” pilih “none” kemudian klik “Next”

SSL Hotspot

Pada “IP Address of SMTP Server” biarkan kosong kemudian klik “Next”

SMTP Mikrotik

Pada “DNS Servers” sudah terisi DNS anda dengan benar dan langsung aja klik “Next”

DNS Server

Pada “DNS Name” biarkan saja kosong kemudian klik “Next”

Hotspot Name

Kemudian langsung saja klik “Next”

Hotspot User

Setelah selesai maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut kemudian klik “OK”

Mikrotik Hotspot Done

Kemudian lanjutkan dengan konfigurasi Hotspot Mikrotik agar terkoneksi dengan software Billing Hotspot sebaik berikut :

IP ==> Hotspot ==> Server Profiles ==> hsprof1 (klik 2x)
Dari tab “General” pindah ke tab “Login” kemudian hilangkan tanda centang (uncheck) pada “Cookies” kemudian klik “Apply”

Hotspot Authentication

Kemudian pindah ke tab “Radius” dan hilangkan tanda centang (uncheck) pada “Use RADIUS” kemudian klik “Apply” lalu klik “OK”

Hotspot Radius

Radius
Klik tanda plus |+| dan pada tab General beri tanda centang pada service hotspot kemudian pada “Address” isikan IP Address radius server Billing Hotspot (PC Linux) dan “Secret” isikan secret id misal 123457890 sesuai yang anda isikan di Linux, kemudian jika selesai klik “OK”

Radius Secret

Agar Halaman Login User Hotspot muncul halaman login Billing Hotspot seperti gambar di bawah ini

Login Page Billing Hotspot

IP ==> Hotspot ==> Walled Garden
Klik tanda plus |+| dan pada posisi “Action = allow” pilih “Dst. Address” isikan nomer IP server Billing Hotspot, misal 192.168.1.10 kemudian klik “OK”

Walled Garden
Jika selesai lakukan upload file ke dalam mikrotik yang udah di konfigurasi oleh Team software Billing Hotspot

Langkah selanjutnya agar Billing Hotspot terintegrasi dengan Router Mikrotik, anda harus login dulu ke Billing Hotspot Manager. Masukkan username, password dan Security Code dengan benar seperti berikut ini.

Login Manger Hotspot

Setelah berhasil masuk ke Billing Hotspot Manager, masuk Menu Preference ==> Setting Service ==> Pilih /var/www/html/config.client.php kemudian klik “Edit” dan jika selesai klik “Save”

$ipServer=”192.168.1.2”; ==> isikan nomor IP Server Billing Hotspot
$ipMikrotik=”192.168.1.10”; ==> isikan nomor IP Router Mikrotik
$userMikrotik=”admin”; ==> isikan nama user Router Mikrotik
$passMikrotik=”admin”; ==> isikan password Router Mikrotik

Config Billing Hotspot

Bila tidak bisa di simpan masuk ke Konsole sebagai root di Linux dan ketikkan perintah chmod 775 /var/www/html/config.client.php

Masuk Preference ==> Setting Service ==> Pilih /etc/raddb/clients.conf kemudian klik “Edit” tarik scroll ke baris paling bawah kemudian tambahkan empat baris perintah sebagai berikut dan jika selesai klik “Save”

client 192.168.1.2 ==> isikan dengan nomor IP Router Mikrotik
secret=123457890 ==> isikan secret sesuai di RADIUS Mikrotik
shortname=mikrotik ==> isikan dengan nama label ‘mikrotik’

Client Mikrotik

Masuk Preference ==> Setting Service ==> Pilih /etc/raddb/naslist kemudian klik “Edit”

Naslist Mikrotik

Bila tidak bisa di simpan masuk ke Konsole sebagai root di Linux dan ketikkan perintah chmod 775 /etc/raddb/naslist

sumber

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Konfigurasi Hotspot Mikrotik

Setting Hotspot pada Mikrotik Router OS sangat mudah dikonfigurasi. Sistem autentikasi hotspot biasa digunakan ketika kita akan menyediakan akses internet pada areal publik, seperti : Hotel, café, Kampus, airport, taman, mall dll. Teknologi akses internet ini biasanya menggunakan jaringan wireless atau wired. Biasanya menyediakan akses internet gratis dengan menggunakan hotspot atau bisa juga menggunakan Voucher untuk autentikasinya. Ketika membuka halaman web maka router akan mengecek apakah user sudah di autentikasi atau belum. Jika belum melakukan autentikasi, maka user akan di arahkan pada hotspot login page yang mengharuskan mengisi username dan password. Jika informasi login yang dimasukkan sudah benar, maka router akan memasukkan user tersebut kedalam sistem hotspot dan client sudah bisa mengakses halaman web. Selain itu akan muncul popup windows berisi status ip address, byte rate dan time live. Penggunaan akses internet hotspot dapat dihitung berdasarkan waktu (time-based) dan data yang di download/upload (volume-based). Selain itu dapat juga dilakukan melimit bandwidth berdasarkan data rate, total data upload/download atau bisa juga di limit berdasarkan lama pemakaian.

Cara mudah setting hotspot pada mikrotik adalah ada 2 (dua) pilihan selain menggunakan teks mode kita juga bisa menggunakan setting wizard dengan menggunakan Winbox Router OS, Langkah-langkat berikut merupakan konfigurasi dasar hotspot mikrotik sebagai Gateway Server. Pertama install Mikrotik Router OS pada PC atau pasang DOM atau kalau menggunakan Rouer Board langsung aja Login = ‘admin’ sedangkan untuk pasword anda kosongin untuk defaultnya.

Masuk ke IP ==> Hotspot ==> Setup

hotspot-mikrotik

Kemudian tentukan IP lokal hospot yang akan ada gunakan, misal 192.168.10.1 dan Tentukan IP DHCP ke clientnya yang akan anda gunakan, dalam contoh ini adalah 192.168.10.2-192.168.10.255

hotspot1

hotspot3

Untuk SMTP Server sebaiknya anda kosongin saja, Kemudian DNS servernya anda isikan sesuaikan dengan Provider anda, dalam contoh ini adalah DNS1=202.47.78.1 DNS2=202.47.78.9

hotspot4

hotspot5

DNS lokal hotspot anda NEXT saja kemudian pada Hotspot user anda dalam contoh berikut diisi admin password admin123

hotspot6

hotspot7

Hotspot Server Profile digunakan untuk mensetting server yang akan sering digunakan untuk semua user seperti metode autentikasi dan Limitasi data rate. Ada 6 jenis autentikasi Hotspot mikrotik yang berbeda dalam profile setting, jenis autentikas tersebut adalah : HTTP PAP, HTTP CHAP, HTTPS, HTTP cookie, MAC address, Trial

new-hotspot-mikrotik

hotspot-profile

Metode autentikasi yang akan digunakan, biasanya cukup menggunakan metode HTTP CHAP

autentikasi

Data rate limitation digunakan sebagai default setting untuk user yang belum di setting bandwidth limit pemakaiannya. Dimana RX adalah Client upload dan TX adalah Client download. Misal setting default data rate di 64k/128k (upload/download)

bandwidth-limit

Hotspot user profile digunakan untuk menyimpan data user yang akan dibuatkan rule profilenya. Dimana didalamnya bisa dilakukan setting firewall filter chain untuk traffic yang keluar/masuk, juga bisa untuk mensetting limitasi data rate dan selain itu dapat juga dilakukan paket marking untuk setiap user yang masuk kedalam profile tersebut secara otomatis.
hotspot-user-profile

Hotspot user yaitu nama-nama user yang akan diautentikasi pada sistem hotspot. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam konfigurasi hotspot user yaitu : username dan password, Membatasi user berdasarkan waktu dan paket data yang akan digunakan, hanya ip address tertentu dari ip address dhcp yang ditawarkan atau hanya mengizinkan user untuk koneksi ke sistem hotspot dari MAC Address tertentu saja.

hotspot-user

IP Bindings digunakan untuk mengizinkan ip tertentu untuk membypass autentikasi hotpot, ini sangat berguna sekali ketika kita ingin menjalankan layanan server, atau IP telephony dibawah system hotspot. Misal, PC atau Notebook anda untuk dapat membypass hotspot system, dengan demikian anda dapat melakukan browsing tanpa autentikasi

ip-binding

sumber

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS